Ini satu kata dalam bahasa Indonesia yang gue dislike the most.
Dulu, secara artinya '
dengan' atau lengkapnya '
dengan cara', seperti dalam konteks "
secara nggak sadar dia melakukan ini/itu", "
secara diam-diam dia begini/begitu", "dia melakukan itu
secara kejam".
Kira-kira
setahun yang lalu, gue nemuin kejanggalan di mailing list Masyarakat
Indonesia di Utrecht. Kalimat tepatnya gue lupa, tapi kira-kira begini
konteksnya "Gue pikir dia masih di Utrecht,
secara kemaren ngundang ke ultah temennya". What?!?!
Awalnya
gue nggak ambil pusing. Gue pikir salah tulis.. tapi beberapa hari
kemudian seorang temen main ke rumah. Sambil nyuci gelas dia ngoceh
dengan selipan kata "secara" dengan konteks yang sama seperti di atas.
Karena teman dekat, gue langsung tanya, "Apa lo bilang? Secara? Koq makenya gitu? Apaan tuh?"
Jawaban teman gue, secara itu artinya "
soalnya atau karena.."
Sampe
sekarang gue ngerasa janggal dengan si "secara". Tiap kali gue denger
orang ngomong atau nulis "secara", I can't help but shudder at the
sound. Sorry to say I just feel sick about it. Bahasa Indonesia koq
jadi begini?
dia masih di sini secara gue diundang ke ultahnya.dia masih di sini dengan cara gue diundang ke ultahnya.itu artinya apa? elaborate please..
So, can anyone tell me how this "
secara" started?
Post a Comment